Site Logo

Layanan Beasiswa

default
Redaksi
23 Feb 2026
04:03 WITA
Layanan Beasiswa

Layanan beasiswa merupakan kegiatan universitas dalam proses pengajuan beasiswa dari berbagai sumber yang dapat diterima oleh mahasiswa, memfasiltasi koordinasi untuk memperoleh sumber-sumber beasiswa baru yang pendanaannya dari sumber non-APBN.

Beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa Universitas negeri dapat dibedakan berdasarkan kemampuan akademik serta ekonomi dan berdasarkan sumber dana. Berdasarkan kriteria kemampuan akademik dan keterbatasan ekonomi maka beasiswa dapat diberikan kepada:

1) mahasiswa yang berprestasi baik dibidang akademik (IPK) maupun  di bidang non akademik, serta

2) Beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi.

Jenis dan pesyaratan pengajuan beasiswa oleh mahasiswa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang dikoordinir oleh Bagian kemahasiswaan Universitas Negeri Gorontalo informasi jenis dan syarat sebagai berikut:

Beasiswa Bank Indonesia

Beasiswa Bank Indonesia merupakan beasiswa yang diberikan oleh Bank Indonesia bagi para mahasiswa Sarjana dan Program Vokasi di PTN & PTS serta pelajar SMK terpilih. Melalui beasiswa ini, BI akan memberikan bantuan untuk biaya pendidikan, tunjangan studi, dan juga biaya hidup. Univesitas Negeri Gorontalo mendapat kesempatan dalam pemberian beasiswa ini setiap tahunnya Sejak tahun 2014. Pada tahun 2022 ini UNG mendapatkan Kuota sebanyak 88 Orang.

Kriteria

  1. Mahasiswa SI Reguler

  2. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 3 semester atau telah menempuh minimal 40 (empat puluh) sks

  3. Berasal dari latar belakang ekonomi keluarga tidak mampu (pra sejahtera)

  4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00

  5. Maksimal berusia 23 (dua puluh tiga) tahun atau belum berusia 24 tahun pada saat ditetapkan sebagai penerima beasiswa

  6. Tidak bekerja atau berada dalam status ikatan dinas dari lembaga/instansi lain

  7. Nomor Hand Phone yang dicantumkan pada Formulir Beasiswa dan Formulir Biodata Beasiswa BI tidak diganti selama menerima Beasiswa BI

  8. Mempunyai pengalaman menjalankan aktivitas social yang memiliki dampak bermanfaat bagi masyarakat

  9. Membuat resume pribadi dan motivation letter (dalam bahasa Indonesia)

  10. Menyertakan surat rekomendasi dari tokoh ( akademik atau non akademik )

  11. Memiliki minat dan pengalaman menjalankan aktivitas sosial yang mempunyai dampak kebermanfaatan bagi masyarakat

  12. Bersedia berperan aktif dalam Generasi Baru Indonesia (GENBI) dan berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia

Kelengkapan Berkas

  1. Mengisi formulir beasiswa UNG ( terlampir )

  2. Mengisi biodata yang disediakan oleh Bank Indonesia (Form A.1) dan ditanda tangani oleh mahasiswa diqatas materai ( terlampir )

  3. Transkrip Nilai sampai semester ganjil 2018/2019

  4. Fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir ganjil 2018/2019

  5. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Mahasiswa

  6. Fotocopy Kartu Keluarga atau fotocopy Akta Kelahiran

  7. Surat keterangan ekonomi lemah atau kurang mampu dari Kelurahan

  8. Surat pernyataan tidak sedang dalam Ikatan Dinas dengan instansi manapun (terlampir)

  9. Surat pernyataan bersedia menjadi anggota aktif organisasi Komunitas Penerima Beasiswa Bank Indonesia GENBI (terlampir)

  10. Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa dari BAKP (Bagian Kemahasiswaan)

  11. Surat rekomendasikan dari 1 (satu) tokoh akademik atau non akademik

  12. Pasfhoto warna 3 X 4 sebanyak 1 lembar

  13. Berkas pada butir 1 sampai dengan 12 (masing-masing 2 eksamplar) dimasukan dalam 2 map karton (warna kuning muda)

Kuota Beasiswa

Kuota calon penerima diberikan Oleh pihak Bank Indonesia di distribusikan oleh Universitas ke fakultas secara merata. Pengiriman calon penerima beasiswa Bank Indonesia (berkas lengkap) paling lambat sesuai tanggal yang ditetapkan ke Bagian Kemahasiswaan BAKP. Apabila sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan, daftar usulan belum dimasukkan ke Bagian Kemahasiswaan BAKP maka dianggap Fakultas tersebut tidak bersedia mengirim calon penerima beasiswa.

Mekanisme Seleksi

  1. Tahap I (Perguruan Tinggi)

    1. Mengumpulkan, memeriksa, memverifikasi dan memvalidasi berkas persyaratan administrasi mahasiswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

    2. Calon yang memenuhi syarat akan dirangking skala prioritas sesuai ketentuan

    3. Menyerahkan seluruh berkas administrasi 100 orang calon penerima yang telah ditetapkan pada verifikasi dan validasi tahap I ke Bank Indonesia

    4. Menghadirkan para mahasiswa calon penerima yang telah ditetapkan lolos pada tahap I untuk mengikuti proses seleksi tahap II yang dilakukan oleh Bank Indonesia

  2. Tahap II (Bank Indonesia)

    1. Melaksanakan proses seleksi berupa wawancara kepada mahasiswa

    2. Waktu dan tempat untuk pelaksanaan wawancara sesuai kesepakatan antara Perguruan Tinggi dan Bank Indonesia

    3. Proses seleksi berupa in depth interview dilakukan untuk mengetahui kemampuan/potensi minat, dan bakat para mahasiswa

    4. Pelaksanaan wawancara dengan jumlah dan komposisi pewawancara, metode, jenis pertanyaan, skala pengukuran, serta hasil akhir menjadi wewenang Bank Indonesia

    5. Hasil akhir seleksi tahap II berupa daftar mahasiswa penerima yang dinyatakan lulus akan diinformasikan kembali ke Perguruan Tinggi secepatnya setelah pelaksanaan wawancara dan selanjutnya akan diinformasikan ke Fakultas.

Tahap Pengumuman

Hasil seleksi dikirim secara resmi oleh Bank Indonesia melalui Universitas Negeri Gorontalo. Dana beasiswa disalurkan secara langsung melalui pemindahbukuan/transfer ke rekening bank atas nama penerima beasiswa setiap 6 bulan (semester) kepada penerima beasiswa regular.

Besaran Beasiswa

Besaran beasiswa Bank Indonesia yang diterima oleh mahasiswa adalah Rp. 1.000.000/bulan maksimal dapat diterima selama 2 semester ( Apabila pada semester berikutnya IPS mahasiswa penerima beasiswa BI < 3.00, maka yang bersangkutan tidak dapat diajukan lagi sebagai penerima beasiswa BI ).

Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia

Beasiswa Van Deventer-Maas IndonesiaVan Deventer-Maas Stichting adalah sebuah yayasan pribadi dengan misi mendukung pendidikan masyarakat Indonesia.Yayasan ini didirikan pada tahun 1947, berdasarkan kesepakatan dan keinginan Ibu Elizabeth Maas, istri dari Pak Coen Van Deventer.Pada tahun 1979 Van Deventer-Maas Stichting bergabung dengan Yayasan Tjandi (didirikan tahun 1913) dan Van Deventer Stichting (didirikan tahun 1917), dengan mengadaptasi Yayasan Kartini, yang didirikan pada tahun 1913.

Pada tanggal 12 September 2017, kantor perwakilan VDMS di Indonesia secara resmi menjadi Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI) yang pengelolaannya di percayakan sepenuhnya kepada Indonesia.Coen Van Deventer, yang peduli terhadap ketimpangan hubungan ekonomi antara Belanda dan Indonesia, sangat fokus untuk membantu pendidikan di Indonesia dengan memberikan dana dalam bentuk beasiswa dan program pengembangan karakter.Pasangan tersebut tidak dikaruniai anak, oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menyumbangkan kekayaan mereka (sebagai charity) untuk pengembangan potensi masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan ialah dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa muda, berbakat, berprestasi, dan berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

Beasiswa mulai diberikan sejak tahun kedua sampai akhir masa studi sesuai standar pendidikan (misal S1= tahun ke 2-4), kecuali yang bersangkutan tidak dapat mempertahankan prestasi (IPK < 3.00), cuti, tidak mengkonfirmasi penerimaan dana dan tidak memberikan laporan sama sekali dalam periode tertentu. Univesitas Negeri Gorontalo bersempatan menjadi mitra penyalur bantuan untuk beasiswa van deventer sejak tahun 2016.Pada tahun 2021 mahasiswa UNG yang terekrut sebagai penerima sejumlah 26 Orang.

Kriteria

  1. Mahasiswa S1dan D4 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2

  2. Usia maksimal 27 tahun

  3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Suratrekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)IPK ≥ 3.00

  4. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)

  5. Aktif berorganisasi atau di komunitas diutamakan

  6. Fasih berbahasa Inggris diutamakan

  7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Besaran Beasiswa dan Manfaatnya

  1. Rp. 750.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) akan dibayarkan langsung ke rekening pribadi penerima beasiswa setiap bulan pada tanggal yang sama (kecuali apabila tanggal tersebut jatuh pada akhir pekan/libur)

  2. Satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 (tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah) dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 700.000,- dan D3 sebesar Rp. 700.000,-)

  3. Mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia

Proses Pendaftaran

Pendaftaran beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia harus dilakukan secara online melalui ers.vdms-scholarship.org. Anda dapat mengunduh form daftar dokumen persyaratan yang diperlukan ketika sudah melengkapi pendaftaran secara online. Jika anda di “invite” ke tahap kedua, maka selanjutnya Anda harus mengumpulkan berkas dokumen persyaratan yang diperlukan kepada Penanggung-jawab (Person in Charge) di kampus Anda.

Dokumen Persyaratan

  1. List of required document (download pada halaman awal ORS/lampiran )

  2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.

  3. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00).

  4. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta. Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.

  5. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan/berwajib atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 10.000,-. (dapat menggunakan materai Rp 6.000 + Rp 3.000 atau materai Rp 6.000 + Rp 6.000)

  6. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)

  7. Fotocopi Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir), apabila tidak ada maka silahkan menmbuat/mengajukan surat keterangan berisi informasi besar daya dan biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan listrik kemudian diberi tanda tangan dan disahkan di kelurahan/berwajib

  8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), apa yang Anda ketahui tentang VDMI, mengapa VDMI harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Palatino Linotype, ukuran 11, dan spasi 1).

  9. Fotokopi halaman depan buku tabungan dan pass photo 4x6 (Disiapkan hanya apabila mahasiswa tersebut lolos tahap 3)

Pastikan Anda telah memiliki foto masing-masing dokumen persyaratan sebagai backup sebelum berkas hard dikumpulkan ke pihak universitas.

Pihak universitas akan mengirim dokumen ke kantor Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi sesuai kriteria di atas. Jika Anda diterima sebagai penerima beasiswa, maka Anda harus menanda-tangani surat perjanjian beasiswa antara anda dan Pihak kampus sesuai persetujuan dan ketentuan dari Van Deventer-Maas Indonesia.

Beasiswa Pemerintah Kabupaten Bone Bolango

Beasiswa Pemerintah Bonebolango atau dikenal dengan Program Beasiswa Bone Bolango Cemerlang (BBC) adalah salah satu program pemerintah daerah yang bertujuan meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa asal daerah bone Bolango.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa D3,S1, S2 dan S3. Program beasiswa BBC tersebut, akan memberikan bantuan studi kepada mahasiswa Bone Bolango yang masih terdaftar aktif mengikuti perkuliahan. termasuk mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo yang memenuhi ketentuan.Perekrutan Beasiswa ini langsung oleh Pihak PEMDA melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango.

Keterlibatan UNG pada program beasiswa ini adalah pada verifikasi status mahasiswa aktif dan IPK mahasiswa yang akan ditetapkan.

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang tercatat sebagai penduduk asli daerah Kabupaten Bone Bolango.

  2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif.

  3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,00.

  4. Mahasiswa yang bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

  5. Mahasiswa yang tidak menerima bantuan dana atau beasiswa dari sumber lain.

  6. Bukan penerima beasiswa Bone Bolango Cemerlang Tahun Anggaran 2022.

  7. Diprioritaskan penerima tahun 2021 tahap 2 yang belum terealisasi di tahun 2021.

  8. Diprioritaskan mahasiswa yang sudah semester 6 ke atas.

Persyaratan Khusus

  1. Permohonan bantuan studi dari yang bersangkutan.

  2. Proposal permohonan beasiswa Bone Bolango Cemerlang.

  3. Fotocopy transkrip nilai terakhir yang dilegalisir Wakil Dekan I (SIAT).

  4. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa.

  5. Fotocopy KTP.

  6. Fotocopy Kartu Keluarga.

  7. Fotocopy rekening bank yang aktif (Bank BNI).

  8. Surat keterangan Aktif Kuliah pada semester berjalan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

  9. Surat keterangan tidak sedang menerima bantuan/beasiswa dari Bagian Kemahasiswaan dan Alumni BAKP Universitas Negeri Gorontalo.

  10. Surat pernyataan benar-benar bukan Aparatur Sipil Negara diberi materai Rp 10.000

  11. Biodata mahasiswa

Beasiswa Badan Amil Zakat Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Beasiswa BAZNAS meluncurkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Hal itu dalam upaya memutus rantai kemiskinan, BAZNAS mengoptimalkan program pendidikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki kualitas ekonomi sekaligus pendidikan masyarakat yang tergolong miskin. Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah bantuan pendidikan serta pembinaan pengembangan diri bagi mahasiswa S-1 on-going di 101 kampus mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Universitas Negeri Gorontalo.sejak 2018 menjadi salahsatu perguruantinggi yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam perekrutan dan Pelaksanaan Program Beasiswa BAZNAS.

Persyaratan Umum

  1. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Beasiswa BAZNAS meluncurkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).

  2. Hal itu dalam upaya memutus rantai kemiskinan, BAZNAS mengoptimalkan program pendidikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki kualitas ekonomi sekaligus pendidikan masyarakat yang tergolong miskin.

  3. Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah bantuan pendidikan serta pembinaan pengembangan diri bagi mahasiswa S-1 on-going di 101 kampus mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

  4. Universitas Negeri Gorontalo.sejak 2018 menjadi salahsatu perguruantinggi yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam perekrutan dan Pelaksanaan Program Beasiswa BAZNAS.

Persyaratan Khusus

  1. Mahasiswa on going, semester 5 saat mendaftar.

  2. IPK paling Paling Rendah 3,00.

  3. Aktif di organisasi internal dan eksternal kampus.

  4. Menjadi ketua organisasi atau memiliki binaan menjadi nilai lebih (aktivis)

  5. Memiliki prestasi menjadi nilai lebih (teladan).

  6. Memiliki usaha/bisnis yang masih berjalan paling sedikit tiga bulan yang lalu terhitung saat pendafaran

  7. Pernah menjadi narasumber di berbagai kesempatan menjadi nilai lebih.

  8. Aktif di media sosial

  9. Melampirkan dokumen berikut:

    1. Formulir pendaftaran

    2. KTP

    3. Kartu Keluarga

    4. Surat Keterangan dari Pengurus Masjid Terdekat

    5. Transkrip nilai terakhir

    6. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua yang ditandatangani oleh Kelurahan asal

    7. Surat pernyataan

    8. Surat keterangan aktif kuliah/rencana studi semester 5

    9. Surat rekomendasi tokoh

    10. Esai dengan tema “ Zakat ”

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar - Kuliah (KIP-K)

Beasiswa KIP K Kuliah (KIP-K) merupakan program beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu dan berprestasi yang diselenggarakan oleh Dikti. Program ini memberikan bantuan berupa biaya Pendidikan dan biaya hidup untuk mahasiswa selama 8 semester. Seluruh calon mahasiswa warga Negara Indonesia yang memenuhi ketentuan berhak mendapatkan Bantuan Beasiswa ini. Sejak Program bantuan ini luncurkan Universitas Negeri Gorontalo selalu menjadi bagian dari Program ini. Melalui program ini banyak mahasiswa kurang mampu bisa menggapai Asa mengenyam Pendidikan di perguruan tinggi berkualitas.

Syarat dan Ketentuan

Siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid. - Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah. - Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan mempunyai Kartu KIP. - Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan mempunyai Kartu Keluarga Sejahtera. - Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Jadwal Pendaftaran

Jadwal Pendaftaran KIP K berbarengan dengan  jadwal Rekrutman mahasiswa baru

Djarum Beasiswa Plus 

Sejak 1984, Djarum Foundation terus konsisten dalam memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Langkah ini diawali kesadaran bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik. Djarum Foundation turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui program beasiswa prestasi (merit based scholarship) yang dikenal sebagai Djarum Beasiswa Plus bagi mahasiswa berprestasi tinggi di Indonesia.Yang membedakan Djarum Beasiswa Plus dengan program beasiswa lain adalah, selain mendapatkan dana beasiswa selama satu tahun, Beswan Djarum (sebutan bagi penerima program Djarum Beasiswa Plus) juga mendapatkan berbagai macam pelatihan ketrampilan lunak atau soft skills guna mempersiapkan mereka menjadi calon pemimpin masa depan bangsa. Pelatihan ini meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, serta International Exposure. Tidak hanya berhenti sampai di sini, melalui program Community Empowerment, Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk menerapkan berbagai ketrampilan lunak yang telah diperoleh dengan melibatkan diri secara langsung dalam memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan tempat mereka berada.Melalui pembudayaan dan pemberdayaan para penerima program Djarum Beasiswa Plus ini, rangkaian pelatihan tersebut dimaksudkan guna menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai ketrampilan lunak (soft skills) yang diperoleh dari program ini. Tujuannya agar Beswan Djarum di kemudian hari menjadi pemimpin masa depan bangsa yang cakap secara intelegensia maupun emosional.

Lebih dari 12.360 mahasiswa berprestasi telah menjadi penerima program. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang pendidikan di lebih dari 123 perguruan tinggi unggulan di seluruh 34 provinsi di Indonesia. Sebuah bukti keseriusan Djarum Foundation dalam komitmennya membangun bangsa melalui pendidikan. Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo selama ini berkesempatan menjadi bagian dari penerima Beasiswa ini.

Inforrmasi lengkap Beasiswa dapat di liat pada [email protected]

Persyaratan

  1. Sedang menempuh pendidikan Strata 1/Diploma 4 di semester IV, dari semua disiplin ilmu,

  2. IPK minimum 3.20 pada semester III, serta dapat mempertahankan IPK minimum 3.20 hingga akhir semester IV,

  3. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar kampus,

  4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain. Syarat administratif berkas pendaftaran:

  5. Bukti print/cetak PDF dari form pendaftaran online,

  6. Satu lembar pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna, memakai jas almamater,

  7. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa,

  8. Transkrip Nilai sampai dengan semester III, yang telah dilegalisir otoritas kampus,

  9. Salinan Surat Keterangan/sertifikat aktif berorganisasi dan atau sertifikat prestasi yang diikuti/dimiliki,

  10. Surat keterangan dari kampus (Rektorat) bahwa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (contoh untuk pendaftar 2022 adalah terhitung periode 1 September 2022 - 31 Agustus 2023).

Syarat Tes Tulis & Wawancara

Peserta Membara:

  1. Kartu Tanda Mahasiswa,

  2. Bukti undangan tes dari Djarum Beasiswa Plus (SMS/email),

  3. Bawa alat tulis,

  4. Berpakaian rapi: jaket almamater, rok/celana panjang, bersepatu tertutup.

Ikuti berita lainnya

Dari Limbah Jadi Berkah, Inovasi BioNira Zero Waste UNG Buka Peluang Ekonomi di Dulamayo Selatan
14 Oct 2026
05:40 WITA

Dari Limbah Jadi Berkah, Inovasi BioNira Zero Waste UNG Buka Peluang Ekonomi di Dulamayo Selatan

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO — Limbah pengolahan gula aren yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, kini dikembangkan menjadi produk bernilai tambah oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Melalui inovasi BioNira Zero Waste, limbah kolang-kaling dan kulitnya diolah menjadi serbuk serat Nano Fiber serta pelet biomassa, yang berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo.Program bertajuk “BioNira Zero Waste: Inovasi Nano Fiber dan Pelet Biomassa Limbah Biji Nira Berbasis Pemberdayaan Karang Taruna Dulamayo Selatan” ini dilaksanakan oleh Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., Dr. Dra. Ha. Sri Endang Saleh, M.Si., dan Angry Pratama Solihin, M.Sc. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, yang memperoleh pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kemdiktisaintek Tahun 2026.Gagasan ini berangkat dari pengamatan tim terhadap aktivitas pengolahan gula aren di Desa Dulamayo Selatan, yang melibatkan banyak pengrajin dan pelaku usaha. Di balik aktivitas ekonomi tersebut, terdapat limbah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi ini mendorong tim menghadirkan pendekatan zero waste dengan mengolah sisa bahan produksi, menjadi produk baru sekaligus melibatkan Karang Taruna sebagai mitra utama dalam pengembangan inovasi di tingkat desa.Ketua tim pengabdian, Rifka Anggraini Anggai, menjelaskan bahwa program ini memanfaatkan kolang-kaling dan kulit kolang-kaling untuk menghasilkan dua jenis produk berbeda. Kolang-kaling diolah menjadi serbuk serat Nano Fiber, menggunakan peralatan yang diserahkan kepada pengurus Karang Taruna, sedangkan kulitnya dimanfaatkan sebagai bahan baku pelet biomassa yang lebih ramah lingkungan.“Buah kolang-kaling kami olah dengan beberapa alat yang kami berikan kepada pengurus Karang Taruna untuk dijadikan serbuk serat Nano Fiber, sementara kulitnya dijadikan pelet biomassa yang ramah lingkungan,” jelas Rifka.Tidak berhenti pada penyediaan peralatan, tim UNG juga memberikan pendampingan agar mitra mampu menjalankan proses produksi secara lebih terarah. Pendampingan mencakup tahapan pengolahan bahan baku, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan serbuk serat Nano Fiber dan pelet biomassa. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi mitra, untuk menjaga konsistensi proses produksi dan mengembangkan kegiatan secara berkelanjutan.Penguatan kapasitas mitra juga diarahkan pada aspek pemasaran dan digital branding. Melalui pemanfaatan berbagai platform digital, produk yang dikembangkan diharapkan memiliki peluang untuk dikenal lebih luas. Dengan demikian, pemberdayaan tidak hanya berfokus pada keterampilan mengolah limbah, tetapi juga pada kemampuan mengelola produksi dan memperkenalkan produk kepada calon konsumen.Melalui BioNira Zero Waste, UNG mendorong perubahan cara pandang terhadap limbah hasil pengolahan aren, dari sisa produksi yang belum termanfaatkan menjadi sumber daya yang berpotensi menghasilkan nilai ekonomi. Keterlibatan Karang Taruna menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan masyarakat, untuk mengelola inovasi secara mandiri sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pengembangan potensi desa.Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pemanfaatan limbah aren yang lebih produktif di Desa Dulamayo Selatan. Dengan dukungan teknologi tepat guna, pendampingan, dan penguatan pemasaran, inovasi BioNira Zero Waste mencerminkan upaya UNG dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi berbasis pemanfaatan sumber daya lokal.

UNG Siapkan Lulusan Go Global, Perkuat Kerja Sama Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia
13 Oct 2026
08:01 WITA

UNG Siapkan Lulusan Go Global, Perkuat Kerja Sama Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO — Peluang berkarier di luar negeri kini semakin terbuka bagi lulusan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Melalui kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara, UNG memperkuat langkah menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang memiliki keterampilan, kemampuan bahasa asing, dan pemahaman tentang pelindungan pekerja migran.Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNG dan KemenP2MI/BP2MI melalui BP3MI Sulawesi Utara, Senin (12/10/2026). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., dan Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, S.H., S.I.K., M.Si.Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kapasitas dan keterampilan calon pekerja migran terdidik asal Gorontalo. Melalui program prioritas SMK Go Global, UNG dipersiapkan menjadi pusat pelatihan intensif bahasa asing sekaligus pembekalan kompetensi kerja agar calon pekerja migran memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum memasuki pasar kerja internasional.Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT.,menegaskan bahwa peluang kerja global perlu ditangkap secara strategis, terutama di tengah bonus demografi Indonesia. Sejumlah negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Australia, hingga negara-negara Eropa, menghadapi tantangan penuaan penduduk dan kebutuhan tenaga kerja produktif. Kondisi tersebut membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan negara tujuan.“Perguruan tinggi memiliki peran penting untuk memastikan lulusan tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, serta kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang berbeda,” ungkapnya.Untuk mendukung program tersebut, UNG akan mengoptimalkan fasilitas Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa sebagai sarana penguatan kemampuan bahasa asing. Selain itu, fasilitas Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) UNG direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan terpadu untuk mendukung pelaksanaan program.Melalui dukungan fasilitas dan kolaborasi antarlembaga, program ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan calon pekerja migran yang profesional, kompetitif, dan memahami hak serta mekanisme pelindungan hukum selama bekerja di luar negeri. Aspek keselamatan, prosedur penempatan yang sesuai ketentuan, dan pemahaman terhadap negara tujuan menjadi bagian penting agar peluang kerja internasional dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab.“Kerja sama ini sekaligus memperluas peran UNG dalam menyiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin terbuka. Kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global,” ujar Rektor.Melalui kemitraan tersebut, UNG berharap semakin banyak putra-putri Gorontalo yang mampu bersaing di tingkat internasional dengan bekal pendidikan, keterampilan, dan pemahaman pelindungan yang memadai. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UNG untuk memperluas kesempatan lulusan, memperkuat daya saing sumber daya manusia, dan menghadirkan dampak pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.

Raih Prestasi Gold Medal dan Best Paper, Mahasiswa Fakultas Teknik UNG Bersinar di Idea Fest 6
12 Oct 2026
01:43 WITA

Raih Prestasi Gold Medal dan Best Paper, Mahasiswa Fakultas Teknik UNG Bersinar di Idea Fest 6

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO — Dua mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuktikan bahwa gagasan, yang dikembangkan melalui proses akademik mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Adelia Syafarusi Sahadat dan Haida Arianti, mahasiswa Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik (FT) UNG, berhasil meraih Gold Medal sekaligus penghargaan Best Paper pada ajang Idea Fest 6 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 10–11 Oktober 2026, di Malang.Prestasi tersebut diraih pada subtema Pariwisata dan Budaya. Raihan dua penghargaan sekaligus menjadi pencapaian membanggakan karena tidak hanya menunjukkan keberhasilan tim dalam kompetisi, tetapi juga menegaskan pengakuan terhadap kualitas karya tulis ilmiah yang mereka hasilkan.Gold Medal menjadi apresiasi atas capaian dalam kompetisi, sementara penghargaan Best Paper menunjukkan bahwa karya yang diusung memiliki kualitas penulisan ilmiah yang mendapat pengakuan dari penyelenggara. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan kemampuan mahasiswa Teknik Industri UNG dalam mengembangkan gagasan analitis dan inovatif pada isu yang melampaui bidang keilmuan mereka.Keberhasilan Adelia dan Haida tidak terlepas dari persiapan dan pendampingan akademik yang mereka jalani. Keduanya merupakan mahasiswa bimbingan Idham Halid Lahay, S.T., M.Sc., yang mendampingi proses pengembangan gagasan hingga persiapan mengikuti kompetisi.Pendampingan dosen menjadi bagian penting dalam mempertajam ide, memperkuat substansi karya, serta mempersiapkan mahasiswa menyampaikan gagasan secara ilmiah. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi dapat berkembang menjadi karya nyata yang memperoleh apresiasi di luar lingkungan kampus.Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua mahasiswa tersebut beserta peran dosen pembimbing. Menurutnya, prestasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya akademik yang mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya, mengikuti kompetisi, dan mengembangkan kemampuan komunikasi ilmiah.Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya, agar semakin percaya diri membawa gagasan dan karya mereka ke berbagai forum kompetitif.“Penghargaan yang diraih melalui proses pembimbingan akademik juga menunjukkan pentingnya lingkungan kampus, dalam menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan kreativitas,” terangnya.Raihan Gold Medal dan Best Paper oleh Adelia Syafarusi Sahadat dan Haida Arianti menjadi kebanggaan bagi fakultas dan juga universitas. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak karya mahasiswa yang inovatif, berkualitas, dan mampu memberikan kontribusi melalui forum akademik di tingkat nasional maupun internasional. (**)

Perkuat Kelimuan Arsitektur dan Teknologi Bangunan, Dosen UNG Tempuh Doktor Double Degree di ITB dan Loughborough University
12 Oct 2026
00:48 WITA

Perkuat Kelimuan Arsitektur dan Teknologi Bangunan, Dosen UNG Tempuh Doktor Double Degree di ITB dan Loughborough University

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO — Kesempatan menimba ilmu di dua perguruan tinggi, Indonesia dan Inggris, menjadi langkah penting bagi Abdi Gunawan Djafar, dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dalam memperdalam keilmuan sekaligus memperluas pengalaman riset bertaraf internasional. Dosen Jurusan S1 Arsitektur dan Program Studi D-IV Arsitektur Bangunan Gedung tersebut kini tengah menempuh pendidikan doktor melalui program Double Degree hasil kolaborasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Loughborough University (LU), Inggris.Pendidikan doktoral Abdi didukung beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) skema Double Degree dari kementerian terkait, dengan pendanaan penuh. Program ini dirancang selama tiga tahun atau 36 bulan, dengan pembagian masa studi dan riset di kedua institusi untuk memberikan pengalaman akademik lintas lingkungan pendidikan dan penelitian.Memulai studi doktoral pada 2025, Abdi menjalani perkuliahan dan pendalaman teori selama 12 bulan di ITB. Tahap berikutnya adalah riset intensif selama 18 bulan di School of Architecture, Building and Civil Engineering, Loughborough University. Setelah itu, ia dijadwalkan kembali ke ITB selama enam bulan untuk menuntaskan tahap akhir penyusunan disertasi.Dalam pendidikan doktoralnya, Abdi memusatkan perhatian pada bidang Sains dan Teknologi Bangunan. Penelitian ini dibimbing oleh tim promotor dari ITB dan Loughborough University, sehingga membuka ruang untuk mengintegrasikan perspektif keilmuan, pendekatan penelitian, dan pengalaman akademik dari dua institusi.Bagi Abdi, kesempatan tersebut tidak sekadar menjadi pencapaian akademik pribadi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama studi di Indonesia dan Inggris diharapkan dapat dibawa kembali ke kampus untuk memperkuat pembelajaran dan penelitian di Fakultas Teknik UNG, khususnya pada bidang arsitektur dan teknologi bangunan.Pengalaman belajar di dua lingkungan akademik juga menjadi peluang untuk memperluas jejaring riset dan mengenal pendekatan pengembangan ilmu pengetahuan dalam konteks internasional. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan materi pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, serta terbukanya peluang kolaborasi akademik yang lebih luas bagi sivitas akademika UNG.Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengapresiasi keikutsertaan Abdi dalam program doktoral Double Degree. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan lanjut di perguruan tinggi terkemuka menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen, yang pada akhirnya harus bermuara pada penguatan mutu pendidikan dan pengembangan institusi.Eduart menekankan bahwa kompetensi yang diperoleh dosen melalui pendidikan doktoral diharapkan tidak berhenti pada individu, tetapi dapat ditransfer melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagai aktivitas akademik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa serta pengembangan program studi.“Keikutsertaan Abdi Gunawan Djafar dalam program doktoral Double Degree menjadi salah satu langkah pengembangan sumber daya manusia UNG melalui pendidikan bertaraf internasional,” ujar Eduart.Dengan penguatan kompetensi dosen dan perluasan jejaring akademik, UNG terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan kompetitif sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing.

Lihat Semua Berita