Site Logo

UNG Peringkat 5 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Timur

Abdul Wahid Rauf
03 Nov 2021
14:11 WITA
5.113 dilihat
UNG Peringkat 5 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Timur

GORONTALO - Sebuah pencapaian membanggakan berhasil dicatatkan Universitas Negeri Gorontalo, yakni menjadi perguruan tinggi terbaik ke 5 untuk wilayah Indonesia timur. Pencapaian peringkat 5 tersebut berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh 4icu uniRank untuk tahun 2021.

UNG sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di kawasan Indonesia timur berada dibawah Universitas Negeri Makassar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Islam Negeri Alauddin dan Universitas Hasanudin.

Menurut Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T, hasil pemeringkatan perguruan tinggi yang dilakukan uniRank, menjadi penyemangat bagi UNG untuk terus meningkatkan kualitas serta prestasi khususnya tridharma perguruan tinggi. Dengan pencapaian tersebut, Rektor mengaku akan terus berusaha dan bekerja keras untuk meningkatkan kualitas UNG agar menjadi kampus yang unggul dan berdaya saing.

"Dengan dukungan seluruh civitas akademika UNG serta seluruh masyarakat Gorontalo kami akan terus berupaya menjadi salah satu Kampus terbaik di Indonesia," harapnya.

UniRank merupakan lembaga pembuat ranking perguruan tinggi internasional yang berpusat di Sydney, Australia. Sebagai lembaga pemeringkatan perguruan tinggi ternama, uniRank telah merilis daftar perguruan tinggi di dunia periode Oktober 2021 termasuk di kawasan Indonesia.(**)

Ikuti berita lainnya

Hadir Langsung di Kegiatan PKKMB, Rektor Sampaikan Pesan Penting Untuk Mahasiswa Baru UNG
11 Aug 2026
00:28 WITA

Hadir Langsung di Kegiatan PKKMB, Rektor Sampaikan Pesan Penting Untuk Mahasiswa Baru UNG

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO - Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., hadir di tengah-tengah kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), untuk menyambut mahasiswa baru UNG tahun akademik 2026-2027, Senin (10/8).Dihadapan para mahasiswa baru, Rektor menyampaikan sejumlah pesan penting, bahwa kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi khususnya di UNG, adalah dambaan banyak masyarakat. Namun, hanya segelintir yang berhasil lolos dan menjadi bagian dari keluarga besar UNG.“Kesempatan tersebut dapat disyukuri oleh mahasis baru, salah satu cara yakni dengan mengikuti seluruh rangkaian pendidikan akademik untuk menempa ilmu, membentuk karakter, dan mengasah keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan, kemudia menyelesaikan pendidikan tepat waktu,” ujar Rektor.Di lingkungan pendidikan tinggi khususnya UNG, memiliki regulasi akademik yang harus ditaati oleh seluruh mahasiswa. Untuk itu mahasiswa dituntut untuk menjalankan aktifitas akademik sesuai ketentuan berlaku, serta berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan tepat waktu.“Dalam menempuh pendidikan di kampus tentunya perjalanan kuliah tidak selalu mulus, akan ada dinamika, tantangan, dan lika-liku yang harus dihadapi. Namun yang perlu diingat, setiap tantangan yang kalian lalui akan menempa pribadi yang lebih kuat. Proses ini akan menjadi bekal berharga untuk terus berkarya dan memberi kontribusi di masa mendatang,” ujarnya.Sebagai mahasiswa baru, Rektor mewanti-wanti untuk dapat beradaptasi dengan cepat dengan kehidupan kampus serta sistem akademik. Karena dengan cepat beradaptasi, mahasiswa baru dapat menjalankan pendidikan tepat waktu dengan dibarengi pencapaian prestasi yang memuaskan.“Selamat memulai perjalanan kalian di kampus kerakyatan UNG, doa saya selalu menyertai ribuan mahasiswa baru agar sukses meraih cita-cita melalui UNG kampus kita tercinta,” pungkas Rektor. (**)

Melalui Kegiatan PKKMB, Mahasiswa Baru UNG Dibekali Pengenalan Tentang Kehidupan di Kampus
10 Aug 2026
06:04 WITA

Melalui Kegiatan PKKMB, Mahasiswa Baru UNG Dibekali Pengenalan Tentang Kehidupan di Kampus

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Sebagai langkah awal dalam menjalani aktivitas di lingkungan Kampus, Universitas Negeri Gorontalo memberikan pembekalan terkait kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Pembekalan tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Senin (10/8).Ketua pelaksana PKKMB UNG Zulkarnain Anu, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan PKKMB sebagai wadah pengenalan sistem pendidikan tinggi, budaya akademik serta tata kehidupan kampus, serta nilai-nilai dasar yang harus dimiliki mahasiswa. Ini juga sekaligus sebagai langkah awal pembinaan mahasiswa baru, agar siap mengikuti proses pendidikan tinggi secara aktif, mandiri, kreatif dan bertanggung jawab.“PKKMB ini diikuti oleh 5166 mahasiswa baru, yang berasal dari 27 Provinsi di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung selama 5 hari mulai 10-14 Agustus 2026,” ujar Zulkarnain.Teknis pelaksanaan PKKMB kata Zulkarnanin, akan dilaksanakan mulai di tingkat universitas maupun fakultas. Selama pembekalan mahasiswa baru akan dibekali dengan nilai-nilai penting, yang akan menopang perjalanan akademik mereka selama mengikuti perkuliahan di UNG.“Adapun  materi yang diberikan meliputi kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa dan pembinaan kesadaran bela negara, sistem pendidikan tinggi di indonesia, Perguruan Tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter mahasiswa, muatan lokal dan kearifan lokal di Kawasan Teluk Tomini,” jelasnnya.Sementera itu Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menekankan pentingnya mengikuti pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Pengetahuan dan informasi yang diperoleh pada PKKMB akan sangat penting, sebagai langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan dunia perkuliahan.“Kehidupan kampus memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan masa sekolah. Karena itu, diperlukan pembekalan khusus agar mahasiswa baru memahami pola kehidupan di lingkungan kampus, sistem pembelajaran, serta berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang akan dijalani selama masa studi,” ujar Rektor.Untuk itu Eduart berpesan agar seluruh mahasiswa baru dapat menuntaskan seluruh rangkaian PKKMB, karena menjadi momen penting untuk mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan belajar yang berbeda. Terlebih dalam kegiatan ini memberi gambaran bagaimana mahasiswa baru, akan menempuh perjalanan akademik dan beradaptasi dengan dinamika kehidupan kampus selama empat tahun ke depan. (**)

Perdana Masuk Kampus, Rektor Sambut Hangat Kehadiran Ribuan Mahasiswa Baru UNG
10 Aug 2026
05:12 WITA

Perdana Masuk Kampus, Rektor Sambut Hangat Kehadiran Ribuan Mahasiswa Baru UNG

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menyambut 5.166 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan generasi muda terpilih dari 11 fakultas tersebut kini sah menjadi bagian dari keluarga besar "Kampus Kerakyatan" UNG setelah menjalani prosesi pengukuhan dalam Sidang Senat Terbuka.Acara sakral tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dengan didampingi Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. Femy Sahami, M.Si., serta jajaran pimpinan di lingkungan universitas.Dalam pidato sambutannya, Prof. Eduart Wolok menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang berhasil menembus ketatnya persaingan masuk UNG. Para mahasiswa yang dikukuhkan merupakan kandidat terbaik yang berhasil menyisihkan puluhan ribu pendaftar dari berbagai jalur seleksi.“Jalani kehidupan di lingkungan kampus dengan penuh suka cita. Tujuannya adalah memperkuat kualitas dan kompetensi individu, sehingga kelak dapat memberikan manfaat serta kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Rektor UNG.Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa menyandang status sebagai mahasiswa UNG bukan sekadar rutinitas menempuh pendidikan tinggi. Status ini membawa amanah besar untuk terus mengembangkan potensi diri, mengasah kedisiplinan, serta menjaga fokus selama menempuh perjalanan akademik.“Kesempatan emas mengecap pendidikan di UNG ini diharapkan dapat dimaksimalkan oleh seluruh mahasiswa baru melalui kesungguhan belajar dan keaktifan berkarya, demi mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global," harapnyaSebagai mahasiswa baru, Rektor berharap untuk dapat beradaptasi dengan cepat dengan kehidupan kampus serta sistem akademik. Karena dengan cepat beradaptasi, mahasiswa baru dapat menjalankan pendidikan tepat waktu dengan dibarengi pencapaian prestasi yang memuaskan. (**)

Bukan Formalitas, Rektor UNG Tekankan Program KKN Jadi Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa
10 Aug 2026
03:22 WITA

Bukan Formalitas, Rektor UNG Tekankan Program KKN Jadi Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, hadir untuk memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa UNG, yang akan terjun melakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui progarm Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026.Dalam penyampaiannya, Rektor mengajak mahasiswa peserta KKN Tematik Tahap II untuk mengubah cara pandang terhadap KKN. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata.Dalam arahannya, Rektor meminta mahasiswa memanfaatkan 45 hari masa pengabdian sebagai ruang untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat, menimba pengalaman, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.“Jadikan masa 45 hari ini sebagai momentum untuk belajar langsung dari dinamika masyarakat, menimba ilmu, sekaligus memberikan solusi atas problematika yang dihadapi warga setempat,” pesan Rektor.Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat akan memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu melihat berbagai persoalan di lokasi KKN secara objektif, kemudian merancang kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.Dalam menjalankan program kerja, mahasiswa diminta tetap berpegang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, memahami batas kewenangan, serta aktif berkonsultasi dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Setiap program juga harus dirancang dan dilaksanakan berdasarkan kondisi nyata masyarakat, bukan sekadar mengejar penyelesaian kegiatan.“Jangan bekerja sendiri. Jika menghadapi persoalan atau membutuhkan arahan, segera berkoordinasi dengan DPL maupun LPPM. Program yang dijalankan harus tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lokasi KKN,” tegasnya.Lebih dari sekadar menjalankan program, Rektor mengingatkan bahwa setiap mahasiswa KKN merupakan representasi UNG di tengah masyarakat. Sikap dan perilaku mahasiswa selama berada di desa akan turut menentukan bagaimana masyarakat memandang almamater. Karena itu, mahasiswa diminta menjaga etika, tutur kata, perilaku, serta menghormati masyarakat dan kearifan lokal yang berlaku di masing-masing wilayah.“Jaga nama baik almamater. Etika, tutur kata, perilaku, dan kemampuan menghargai masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Ingat bahwa selama berada di lokasi KKN, saudara-saudara adalah representasi UNG,” ujarnya.Rektor juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak menjadikan KKN sebagai formalitas yang membebani. Sebaliknya, masa pengabdian harus dijalani dengan kegembiraan, semangat, dan rasa tanggung jawab."Jalani KKN dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik almamater, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar serta memberikan manfaat bagi masyarakat," pesan Rektor.Melalui KKN Tematik Tahap II Tahun 2026, UNG berharap mahasiswa tidak hanya pulang membawa pengalaman menyelesaikan program kerja, tetapi juga membawa pemahaman yang lebih mendalam tentang masyarakat, pengalaman memecahkan persoalan nyata, serta karakter sebagai insan akademis yang peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. (**)

Lihat Semua Berita