|
Kemahasiswaan Perkembangan jumlah mahasiswa selama 5 tahun (1999-2004),
yakni sejak masa STKIP (1999/2000 – 2000/2001) sampai dengan masa
IKIP Negeri Gorontalo (2001/2002 – 2003/2004) berdasarkan jenjang
pendidikan S1 dan Diploma menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Mahasiswa baru yang sudah terdaftar pada tahun akademik 2004/2005
sebanyak 1.518, sehingga total mahasiswa terdaftar sampai dengan
bulan Agustus 2004 berjumlah 6.554 orang. Perkembangan jumlah
mahasiswa cukup signifikan baik untuk Program S1 maupun Program
Diploma. Pada tahun akademik 1999/2000 jumlah mahasiswa 2.794
orang, sementara pada tahun akademik 2000/2001 menjadi 2.896 orang
atau naik sekitar 3,65%. Pada tahun akademik 2001/2002 (mulai masa
IKIP), jumlah mahasiswa terdaftar mengalami kenaikan sekitar
30,52% menjadi 3.780 orang. Pada tahun akademik 2002/2003, jumlah
mahasiswa terdaftar mengalami penurunan sekitar 21,77% dari 3.780
menjadi 2.957. Salah satu penyebab menurunnya jumlah mahasiswa
pada tahun akademik tersebut adalah pemberlakuan aturan penetapan
batas waktu (dead line) pembayaran SPP dan waktu pendaftaran yang
konsisten dan konsekuen pada setiap semester. Sehingga bagi
mahasiswa yang terlambat atau tidak membayar SPP pada batas waktu
yang telah ditentukan tidak terdaftar sebagai mahasiswa untuk
tahun akademik tersebut.
Dalam perkembangan jumlah mahasiswa 4 tahun terakhir (2005 - 2008) berdasarkan jenjang pendidikan D2, D3, S1, S2 menunjujkkan peningkatan yang signifikan. Mahasiswa yang terdaftar pada tahun akademik 2008/2009 sebanyak 13.329 yang terdiri dari jenjang Diploma sebanyak 6.435 mahasisaw, jenjang S1 sebanyak 7.643 mahasiswa dan jenjang S2 sebanyak 251 mahasiswa. Jika dibandingkan dengan tahun 2004 jumlah mahasiswa teradftar sebesar 5.036, pada tahun akademik 2008/2009 telah terjadi peningkatan sebesar 264.67%.
Sumber Daya Manusia
Sampai tahun 2008 Dosen Universitas Negeri Gorontalo berjumlah 534 orang dan tenaga penunjang akademik 200 orang. Perkembangan jumlah dosen menurut pendidikan serta keadaan Guru Besar dan jumlah tenaga penunjang akademik menurut pendidikan pada tersaji pada Gambar di bawah
Kinerja Akademik
Kinerja pelayanan akademik yang penting untuk dikemukakan pula adalah
lama studi dari mahasiswa S1. Sebagaimana ditunjukkan pada Gambar
dibawah terjadi perkembangan yang cukup baik lama studi mahasiswa UNG
dalam menyelesaikan studinya yaitu memperlihatkan kecenderungan yang
semakin menurun.
Selain lama studi indikator perbaikan kinerja di bidang pendidikan dan
pengajaran terlihat IPK yang dicapai mahasiswa. Sebagaimana data pada
Tabel nampak capaian IPK rata-rata mahasiswa baik Diploma maupun S1 dan
S2 menunjukkan kinerja yang cukup baik karena berada di atas 3.0. Tabel Rata-rata IPK Mahasiswa S1 dan S2 Universitas Negeri
Gorontalo
| No |
Jenjang |
Tahun |
| 2005 |
2006 |
2007 |
2008 |
| 1 |
Diploma |
3,10 |
3,15 |
3,20 |
3,16 |
| 2 |
S1 |
3,22 |
3,16 |
3,27 |
3,22 |
| 3 |
S2 |
- |
- |
3,51 |
3,57 |

Kinerja Penelitian
Kinerja penelitian merupakan salah satu
tolok ukur dalam mengevaluasi kinerja bidang akademik. Pada
umumnya UNG telah berhasil meningkatkan jumlah penelitian baik dari
segi kuantitas maupun pendanaannya. Secara rinci perkembangan jumlah
penelitian UNG sejak lima tahun terakhir tersaji pada Tabel di bawah
ini. Penelitian UNG adalah hibah penelitian yang didanai oleh PNBP UNG
sedangkan penelitian Dikti adalah dana hibah penelitian melalui hibah
kompetisi Dikti. Tabel Jumlah Penelitian
yang Dilakukan Dosen
| No |
Jenjang |
Tahun |
| 2004 |
2005 |
2006 |
2007 |
2008 |
| 1 |
Mandiri |
44 |
75 |
87 |
96 |
102 |
| 2 |
UNG |
30 |
24 |
33 |
63 |
30 |
| 3 |
Dikti |
6 |
2 |
11 |
44 |
33 |
Upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja penelitian adalah
:
-
Melakukan pelatihan metodologi
penelitian
-
Melakukan hibah penelitian yang
dibiayai oleh dana PNBP UNG
-
Pelatihan Hak Kekayaan Intelektual
(HKI)
-
Melakukan evaluasi proposal penelitian
yang diajukan baik mandiri maupun hibah
-
Merevitalisasi pusat-pusat studi yang
ada serta mengembangkan pusat studi unggulan daerah.
-
Melakukan sosialisasi ketersediaan SDM
peneliti pada Pemerintah Daerah.
Kinerja Pengabdian Masyarakat
Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan
Tinggi UNG telah melaksanakan berbagai pengabdian masyarakat
baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Pengabdian masyarakat
tersebut meliputi pelatihan, pelayanan masyarakat baik ekonomi maupun
sosial, desa binaan, penanggulangan buta aksara, pelaksanaan wajar 9
tahun, Kuliah Kerja Sibernas (KKS), penanggulangan bencana alam,
pendampingan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat
yang dilakukan oleh dosen baik secara mandiri maupun dalam bentuk hibah
kompetisi UNG dan Dikti menunjukkan peningkatan sebagaimana
yang ditunjukkan pada tabel berikut
Tabel Jumlah Pengabdian Masyarakat Menurut Judul
| No |
Jenjang |
Tahun |
| 2005 |
2006 |
2007 |
2008 |
| 1 |
Mandiri |
26 |
53 |
74 |
102 |
| 2 |
UNG |
30 |
33 |
92 |
40 |
| 3 |
Dikti |
1 |
6 |
15 |
5 |
|