UNG Dorong Peningkatan Produksi dan Hasil Olahan Kelapa Gorontalo Melalui Gorontalo Konferensi Kelapa Internasional

Oleh: Fachrizal Nursyamsu S.IP . 5 September 2013 . 09:18

UNG - Sebagai salah satu komoditas perkebunan penting di Gorontalo, kelapa merupakan salah satu penyokong utama perekonomian masyarakat Gorontalo. Perkebunan kelapa dan tenaga kerja di dalamnya memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Gorontalo. Sebagai Perguruan Tinggi Terbesar di Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong peningkatan produksi dan hasil olahan dari kelapa yang ada di Gorontalo, dengan melaksanakan Gorontalo Konferensi Internasional Kelapa (Gorontalo International Conference of Coconut), dengan mengusung tema “Pembangunan Berkelanjutan Melalui Sektor Perkebunan Kelapa”, di Hotel Maqna, Senin (2/9) lalu. Kegiatan ini juga kerjsama antara Universitas Negeri Gorontalo, Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo, Akademik Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan Asian Pacific Coconut Community.

 

Rektor UNG, Dr. Syamsu Q. Badu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Menteri Perdagangan RI, Gubernur Gorontalo, Ketua AIPI dan Ketua Asian Pasific Coconut Community, Pimpinan UNG dan Fakultas di lingkungan UNG serta seluruh stake holder di Gorontalo yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rektor mengatakan Gorontalo sebagai daerah “nyiur melambai” memiliki potensi alam terutama komoditas pohon kelapa yang berlimpah. Cerita orang tua dulu kelapa merupakan sumber penghasilan utama masyarakat kini sudah mulai tergerus. “Orang tua kita dahulu bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga di bangku Perguruan Tinggi merupakan hasil dari perkebunan kelapa,” kenang Rektor.

 

Masih kat

 

anya, saat ini cerita orang tua kita tentang kelapa itu hanya tinggal kenangan saja. Saat ini harga kopra yang rendah sudah tidak bisa lagi dijadikan sumber penghasilan yang mencukupi kebutuhan keluarga. “Oleh karenanya melalui kegiatan ini kita sebagai masyarakat Gorontalo perlu merespon hal tersebut, sehingga kelapa di Gorontalo bisa dikembangkan baik dari sisi kualitas, harga dan produk olahan atau kerajinan berbahan dasar kelapa yang akan berdampak positif dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tutup Rektor. (Hms)

 

 

Rektor UNG, Dr. Syamsu Q. Badu berfoto bersama Gubernur Gorontalo, Ir. Fadel Muhammad, Pimpinan UNG, Pimpinan Fakultas di lingkungan UNG dan Ketua Panitia, pada Gorontalo Konferensi Internasional Kelapa, di Magna Hotel Senin (2/9) lalu.

Agenda

30 Januari 2018

Kuliah Umum oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI

Kuliah Umum oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

15 Januari 2018

Rapat Pembahasan LAKIP akhir tahun 2017

Pembahasan LAKIP akhir tahun 2017 di lingkungan UNG dan rencana program tahun 2018

2 - 12 Januari 2018

Penginputan Jadwal Kuliah

Penginputan Jadwal Kuliah dimulai tanggal 2-12 Januari 2018

2 - 22 Januari 2018

Penginputan KRS

Penginputan KRS dimulai tanggal 2-22 Januari 2018