UNG Gencar Sosialisasikan Seleksi Masuk PTN Tahun 2017

Oleh: Abdul Wahid Rauf . 27 Januari 2017 . 11:17:08

GORONTALO - Universitas Negeri Gorontalo sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) panitia lokal penyelenggara, seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Prov. Gorontalo mulai gencar melakukan sosialisasi. Sosialisasi masuk PTN yang dilakukan berupa jalur seleksi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017, Kamis (26/1), di Ballroom TC Damhil UNG.

Ketua Panitia Sosialisasi Firdaus Zakaria, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan, kegiatan sosialisasi turut menghadirkan langsung para Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta Madrasah Aliyah Se Prov. Gorontalo baik itu Negeri maupun Swasta, yang berjumlah 157 Sekolah. Ini karena pihak sekolah berperan penting dalam pendaftaran siswa melalui jalur SNMPTN.

"Keterlibatan langsung sekolah sangat penting karena, tanpa adanya rekomendasi dari pihak sekolah dapat dipastikan bahwa siswa tidak dapat ikut SNMPTN tahun 2017. Karena hanya siswa yang terdaftar pada PDSS, yang bisa ikut melalui jalur tersebut, sesuai Kuota Akreditasi sekolah," ungkap Firdaus.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, M.Pd, menuturkan, pada prinsipnya untuk pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN tahun 2017 tidak mengalami perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan perubahan hanya terjadi pada hal teknis saja.

Misalnya untuk kuota daya tampung mahasiswa baru setiap PTN pada tahun lalu SNMPTN diberi alokasi daya tampung sebanyak 30 persen dari total kuota mahasiswa baru, SBMPTN sebanyak 40 persen dan seleksi Mandiri sebanyak 30 persen, maka untuk tahun ini terjadi perubahan.

"Untuk tahun 2017 kuota daya tampung SNMPTN sebanyak 30 persen, SBMPTN sebanyak 30 persen dan Seleksi mandiri juga 30 persen. Sedangkan sisa daya tampung 10 persen dari total mahasiswa baru dapat dialokasikan diantara 3 jalur pendaftaran seusai kebijakan Perguruan Tinggi," ujarnya.

Sementara itu, perubahan kata Prof. Mahludin juga terjadi pada Akreditasi sekolah calon mahasiswa baru. Dimana Akreditasi tersebut akan sangat menentukan berapa jumlah siswa yang dapat direkomendasikan untuk pada jalur SNMPTN.

"Untuk sekolah menengah terakreditasi A diberikan bobot 50 persen bagi siswanya yang berprestasi. Akreditasi B diberikan bobot 30 persen, dan Akreditasi C sebanyak 10 persen. Sedangkan untuk Akreditasi lainnya hanya memperoleh bobot 5 persen untuk siswa terbaik di Sekolahnya," jelasnya. (wahid)

Agenda

2 Mei 2020

Webinar Hardiknas 2020

Seminar Online dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dengan Narasumber, Dr. Eduart Wolok, ST, MT, Karmila Machmud, MA, Ph.D, Drs. Amin Nusi, M.Pd. Disiarkan langsung dari Fanspage Facebook Universitas Negeri Gorontalo

2 Desember 2019

Job Fair Media Group

Dalam Job Fair kali ini, perusahaan Media Grup akan membuka rekrutmen tenaga kerja untuk seluruh kelompok usaha yang bernaung dibawahnya, mulai dari perusahaan media cetak, percetakan, penyiaran, Daring, Properti, Event Organizer, Sumber Daya Alam dan beberapa kelompok usaha lainnya.

2 Desember 2019

Kuliah Umum 4 Pilar Kebangsaan dan Kepemimpinan 2030

Kuliah Umum oleh Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) yang akan membahas empat pilar kebangsaan dan kepemimpinan 2030 di Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo

26 September - 01 Oktober 2018

Hibah eLearning IDB7in1

PIU IDB7in1 UNG memberikan kesempatan untuk dosen yang berminat untuk menyusun modul eLearning langsung pada situs elearning IDB7in1. Untuk user bisa menghubungi email : elearningidb7in1@ung.ac.id
Info lengkap di http://elearning-idb7in1.ung.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=61