Peningkatan Kompetensi Pedagogik Penting untuk Optimalkan Implementasi K-13

Oleh: Abdul Wahid Rauf A.Md. . 16 April 2018 . 10:06

Dipaparkan Mahasiswa Pascsarjana UNG Dalam Ujian Tesis 

 

 

GORONTALO – Penerapan kurikulum 2013 telah diberlakukan pemerintah sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun dalam penerapannya kurikulum 2013 masih belum berjalan secara optimal dan menimbulkan sejumlah problematika dibidang pendidikan.

Untuk mengoptimalkan penerapan kurikulum tersebut, mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo program Magister Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Firawaty Tanaiyo, berupaya mengulas penerapan kurikulum khususnya pada mata pelajaran PKN melalui Tesis dengan judul Kompetensi Pedagogik Guru PKN dalam pelaksanaan kurikulum 2013 denga studi kasus di SMA se Kota Gorontalo.

Dalam pemaparannya Tesisnya, Firawaty dalam kurikulum 2013 sangat membingungkan guru2 terutama matapelajaran PPkn di SMA negeri Se kota Gorontalo, sehingga guru Pun mengalami kesulitan dalam menyelesaikan perangkat pembelajarn dan admnistrasi lainya. Belum ditambah beban mengajar guru yang di tuntut harus 24 jam mengajar, dengan Jumlah rombongan belajar yang melebihi 20 org dalam 1 kelas.

Optimalisasi penerapan Kurikulum 2013 khususnya pada mata pelajaran PKN menurut Firawaty, sangat tergantung dari kompetensi pedagogik seorang guru yang meliputi guru atau sumber daya Guru serta pengalaman mengajar guru. Adapun untuk meningkatkan kualitas kompetensi pedagogik para guru, dapat dilakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan guru atau Diklat.

“Selain itu upaya tersebut harus juga didukung oleh pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran, berupa LCD, buku paket PKN, Internet masing2 sekolah yg bisa di akses oleh seluruh siswa sehingga siswa lebih aktif dalam belajar, dengan mencari dan menemukan sendiri materi yang diajarkan guru terutama dalam pemecahan masalah,” jelas Firawaty.

 

 

Diakhir pemaparannya meningkatnya kompetensi guru PKN yang inovatif dan kreatif dalam pembelajaran, Firawaty menghimbau agar para Guru khususnya pengampuh mata pelajaran PKn dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi lagi agar pendidikan dan cita-cita mencerdaskan anak bangsa dapat terwujud dengan baik.

“Selain melalui pelatihan dan Diklat, peningkatan kemampuan melalui jalur pendidikan formal pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi juga dapat mendukung kemampuan individu guru dalam proses belajar mengajar kepada siswa,” terangnya.

Sementara itu Ketua Program Magister PKN Dr. Jusdin Puluhulawa, SH,. M.Si, menilai kombinasi antara peningkatan kemampuan guru melalui proses pendidikan dan pelatihan serta pendidikan formal, sangat penting untuk menghasilkan guru berkualitas yang kreatif dan inovatif.

“Guru adalah ujung tombak penerapan kurikulum 2013, sehingga jika didukung kemampuan yang baik penerapan kurikulum tersebut dapat berjalan baik,” pungkasnya. (wahid)

Agenda

30 Januari 2018

Kuliah Umum oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI

Kuliah Umum oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

15 Januari 2018

Rapat Pembahasan LAKIP akhir tahun 2017

Pembahasan LAKIP akhir tahun 2017 di lingkungan UNG dan rencana program tahun 2018

2 - 12 Januari 2018

Penginputan Jadwal Kuliah

Penginputan Jadwal Kuliah dimulai tanggal 2-12 Januari 2018

2 - 22 Januari 2018

Penginputan KRS

Penginputan KRS dimulai tanggal 2-22 Januari 2018