Mahasiswa Faperta Kreasikan Milu Siram Dalam Bentuk Instan

Oleh: Abdul Wahid Rauf . 25 Maret 2017 . 13:40:09

 

GORONTALO - Makan khas masyarakat Gorontalo yakni Milu siram atau yang lebih dikenal dengan nama Binte Biluhuta, merupakan salah satu makanan Favorit bagi masyarakat Gorontalo. Jika sebelumnya makanan khas tersebut hanya dapat dinikmati secara langsung. Kali ini ditangan mahasiswa Fakultas Pertanian UNG, makanan primadona di Gorontalo tersebut juga dapat disajikan secara Instan.

Produk Milu Siram Instan atau Miris yang dikreasikan oleh Muh. Rizq Gobel, Satriawan Dai, Muh. Aditya Wirfahyafi, Olive Tiolemba dan Rekawati Bobihoe, menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi Milu Siram, tanpa direpotkan lagi dengan proses pembuatannya.

"Melalui produk Miris, kami mencoba menyajikan produk khas Gorontalo yakni Milu Siram dalam bentuk instan. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengkonsumsinya," ujar Rizq.

Selain memudahkan masyarakat menyantap Milu Siram, produk Miris juga menjadi solusi bagi masyarakat Gorontalo, khususnya yang berada ditanah rantau maupun wisatawan yang ingin memperkenalkan Milu Siram sebagai bentuk oleh-oleh khas dari Gorontalo.

"Miris juga sangat praktis dan efisien untuk dijadikan sebagai buah tangan ketika berkunjung ke Gorontalo. Karena kemasan dan produknya yang dibuat instan, tidak akan membuat repot ketika dibawa," terangnya.

 

 

Dijelaskan Rizq, proses produksi Miris diawali dengan proses pencucian semua bahan utama yakni jagung dan dilanjutkan proses pemasakan dengan cara dikukus. Usai dikukus, jagung beserta ikan, serta sayur-sayuran pelengkap dilakukan proses pengeringan secara khusus dan di kemas semenarik mungkin untuk menarik minat konsumen, serta dilakukan pengecekan secara detail.

Dalam setiap kemasan, akan disediakan beberapa bahan untuk pembuatan milu siram instan. Seperti jagung manis rebus yang telah dikeringkan, kemudian ikan serta daun bawang, kemangi, parutan kelapa, bawang goreng, sambal serta kecap manis.

"Proses penyajiannya kata Rizq juga sangatlah mudah seperti proses pembuatan mie Instan pada umumnya. Dimana Jagung manis beserta rempah-rempah yang disediakan diseduh dengan air panas. Kemudian didiamkan selama 3 hingga 4 menit, dan kemudian siap disantap," terangnya.

Produk Milu Siram Instan atau Miris kata Rizq, dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet sehingga aman untuk dikonsumsi. Untuk penggunaannyapun dapat disimpan selama 1 hingga 2 bulan lamanya, dan akan sangat baik jika disimpan di lemari pendingin. (wahid)

Agenda

2 Mei 2020

Webinar Hardiknas 2020

Seminar Online dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dengan Narasumber, Dr. Eduart Wolok, ST, MT, Karmila Machmud, MA, Ph.D, Drs. Amin Nusi, M.Pd. Disiarkan langsung dari Fanspage Facebook Universitas Negeri Gorontalo

2 Desember 2019

Job Fair Media Group

Dalam Job Fair kali ini, perusahaan Media Grup akan membuka rekrutmen tenaga kerja untuk seluruh kelompok usaha yang bernaung dibawahnya, mulai dari perusahaan media cetak, percetakan, penyiaran, Daring, Properti, Event Organizer, Sumber Daya Alam dan beberapa kelompok usaha lainnya.

2 Desember 2019

Kuliah Umum 4 Pilar Kebangsaan dan Kepemimpinan 2030

Kuliah Umum oleh Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) yang akan membahas empat pilar kebangsaan dan kepemimpinan 2030 di Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo

26 September - 01 Oktober 2018

Hibah eLearning IDB7in1

PIU IDB7in1 UNG memberikan kesempatan untuk dosen yang berminat untuk menyusun modul eLearning langsung pada situs elearning IDB7in1. Untuk user bisa menghubungi email : elearningidb7in1@ung.ac.id
Info lengkap di http://elearning-idb7in1.ung.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=61