Ekstrak Kering Teripang Laut Dapat Mengobati Kerusakan Hati

Oleh: Abdul Wahid Rauf . 14 Maret 2018 . 09:10:00

 

GORONTALO – Teripang laut merupakan hewan laut yang tersebar di zona pasang surut hingga zona terdalam di seluruh dunia, yang memiliki beragam manfaat. Bahkan Dosen Jurusan Farmasi Dr. Widy Susanti Abdulkadir, S.Si, M.Si, Apt, juga menemukan salah satu manfaat besar lainnya dari mahluk laut tersebut untuk kesehatan.

Melalui penelitian dengan judul ekstrak kering teripang laut (holothuria scabra) sebagai hepatoptotektor akibat pemberian dosis hepatotoksik parasetamol, Dr. Widysusanti menemukan manfaat teripang laut sebagai obat untuk peradangan atau kerusakan hati.

“Teripang laut bisa sebagai suplemen yang dapat melindungi sel hati, dari berbagai kerusakan akibat penggunaan obat-obatan jangka panjang seperti parasetamol,” ungkap Dr. Widy Susanti.

Manfaat teripang laut tersebut diperoleh Dr. Widy Susanti setelah melalui serangkaian ujicoba laboratorium menggunakan hewan percobaan. Dimana melalui percobaan tersebut diberikan obat berupa paracetamol dengan dosis hepatotoksik, hingga mengalami peradangan hati ditandai dengan nilai enzim SGOT dan SGPT tinggi.

“Kemudian hewan tersebut diberikan ekstrak teripang laut selama tujuh hari berturut-turut dengan dosis tertentu, dengan menghasilkan penurunan dan perbaikan nilai SGOT dan SGPT pada hati,” jelasnya.

Untuk menghasilkan ekstrak teripang yang bisa digunakan tersebut melalui pengelolahan teripang laut segar, yang kemudian dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu. Selanjutnya dipotong-potong bagian teripang untuk selanjutnya diekstraksi menggunakan pelarut organik untuk memperoleh ekstrak cair, yang kemudian dipekatkan sebagai ekstrak kering teripang laut dalam bentuk kapsul.

Lebih lanjut Dr. Widy Susanti menjelaskan, penelitian tentang teripang sudah dimulai sejak tahun 2009, sedangkan untuk ekstrak teripang dilakukan mulai tahun 2016 melalui Penelitian Produk Terapan yang didanai Kementerian Ristekdikti.

“Penelitian ini akan berlanjut ditahun 2018 untuk standarisasi produk dan jika ditahun 2019 kembali lolos dalam pendanaan dapat dilanjutkan untuk ujicoba praklinik fase 1 pada manusia sehat,” terang wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Farmasi UNG. (wahid)

Agenda

2 Mei 2020

Webinar Hardiknas 2020

Seminar Online dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dengan Narasumber, Dr. Eduart Wolok, ST, MT, Karmila Machmud, MA, Ph.D, Drs. Amin Nusi, M.Pd. Disiarkan langsung dari Fanspage Facebook Universitas Negeri Gorontalo

2 Desember 2019

Job Fair Media Group

Dalam Job Fair kali ini, perusahaan Media Grup akan membuka rekrutmen tenaga kerja untuk seluruh kelompok usaha yang bernaung dibawahnya, mulai dari perusahaan media cetak, percetakan, penyiaran, Daring, Properti, Event Organizer, Sumber Daya Alam dan beberapa kelompok usaha lainnya.

2 Desember 2019

Kuliah Umum 4 Pilar Kebangsaan dan Kepemimpinan 2030

Kuliah Umum oleh Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) yang akan membahas empat pilar kebangsaan dan kepemimpinan 2030 di Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo

26 September - 01 Oktober 2018

Hibah eLearning IDB7in1

PIU IDB7in1 UNG memberikan kesempatan untuk dosen yang berminat untuk menyusun modul eLearning langsung pada situs elearning IDB7in1. Untuk user bisa menghubungi email : elearningidb7in1@ung.ac.id
Info lengkap di http://elearning-idb7in1.ung.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=61