Dorong Mutu Pendidikan, Ini Empat Hal Arah Beban Kerja Dosen Tahun 2021

Oleh: Lenny DJ. Muda . 22 Maret 2021 . 13:44:36

Kemendikbud —Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Sosialisasi Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen Tahun 2021 pada Kamis, 18 Maret 2021 lalu di Parapat, Sumatera Utara. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam menjelaskan bahwa arah kebijakan beban kerja dosen (BKD) tahun 2021 meliputi empat hal, yaitu meningkatkan angka partisipasi, menguatkan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, menguatkan mutu dosen dan tenaga kependidikan, serta menguatkan sistem tata kelola.

Nizam menerangkan bahwa kerangka besarnya adalah sistem pembinaan karier dosen yang mengikuti semangat Kampus Merdeka-Merdeka Belajar. Ia mengungkap, dalam setiap sosialisasi Kampus Merdeka-Merdeka Belajar, dosen kerap kali menanyakan kapan dosen dimerdekakan. Padahal mahasiswa dan kampus sudah merdeka.

“Jadi, inilah jawabannya, tetapi memang tidak mudah karena ini harus kita ubah juga Permenpan-RB, Permendikbud, baru nanti pedoman operasional (PO) penilaian angka kredit (PAK) dari Dikti,” ujar Nizam dalam sosialisasi yang berlangsung secara daring, Kamis (18/3).

Lebih lanjut, Nizam mengungkapkan bahwa sebenarnya perubahan kerangka untuk pembinaan karier dosen sudah dilakukan sejak Mei 2020 lalu. Pihaknya menginginkan pembinaan karier dosen selaras dengan perubahan yang diterapkan Dikti, yaitu lebih adaptif dan fleksibel dengan semangat merdeka.

“Untuk memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensinya, seorang dosen harus mempunyai ruang yang luas untuk bisa mengawal para mahasiswanya melakukan pembelajaran yang lebih adaptif, fleksibel, dan partisipatif,” terang Nizam.

Lebih lanjut, ia menilai, pengembangan diri dosen dan mahasiswa itu semestinya mendapatkan bobot yang sepadan dengan upayanya (effort). Tidak hanya fokus pada publikasi bagi individu yang mendapat nilai tinggi, tetapi mendampingi dan ikut mengembangkan prestasi mahasiswa dalam lomba-lomba nasional dan internasional.

“Itu kita berikan penghargaan (reward) yang setara dengan publikasi internasional. Jadi, kalau bisa membawa mahasiswa menjuarai kompetisi dunia, tentu itu tidak kalah dengan melakukan publikasi di jurnal internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya, Ditjen Dikti, Mohammad Sofwan Effendi mengatakan bahwa perubahan kebijakan beban kerja dosen merujuk pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 12 Tahun 2021 dan berangkat dari masukan berbagai pihak.

Sebagai bagian dari refleksi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, kebijakan ini adalah wujud inovasi dalam mereduksi administrasi terkait capaian kredit. Sofwan Effendi menuturkan, mudah-mudahan langkah ini dapat menaikkan level kompetensi dan kreativitas dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Kemdikbud))

Agenda

2 Mei 2020

Webinar Hardiknas 2020

Seminar Online dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dengan Narasumber, Dr. Eduart Wolok, ST, MT, Karmila Machmud, MA, Ph.D, Drs. Amin Nusi, M.Pd. Disiarkan langsung dari Fanspage Facebook Universitas Negeri Gorontalo

2 Desember 2019

Job Fair Media Group

Dalam Job Fair kali ini, perusahaan Media Grup akan membuka rekrutmen tenaga kerja untuk seluruh kelompok usaha yang bernaung dibawahnya, mulai dari perusahaan media cetak, percetakan, penyiaran, Daring, Properti, Event Organizer, Sumber Daya Alam dan beberapa kelompok usaha lainnya.

2 Desember 2019

Kuliah Umum 4 Pilar Kebangsaan dan Kepemimpinan 2030

Kuliah Umum oleh Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) yang akan membahas empat pilar kebangsaan dan kepemimpinan 2030 di Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo

26 September - 01 Oktober 2018

Hibah eLearning IDB7in1

PIU IDB7in1 UNG memberikan kesempatan untuk dosen yang berminat untuk menyusun modul eLearning langsung pada situs elearning IDB7in1. Untuk user bisa menghubungi email : elearningidb7in1@ung.ac.id
Info lengkap di http://elearning-idb7in1.ung.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=61